Just Flashback

Posted: Januari 19, 2012 in Uncategorized
Tag:

Sudah belasan hari meninggalkan tahun lalu—2011—hingga aku menulis ini. Masih teringat dengan jelas, bagaimana 2011 menjadi tahun yang setidaknya ingin ku enyah jauh. Namun nurani menepis dengan halus akan rencana Tuhan yang kan indah pada waktunya. Dan hidup pun terus berlanjut.

Kehilangan orang yang begitu kita cintai tentu membekas hebat dalam benak. Pertama ayah, lalu sepupu tercinta. Seketika semua orang di sekeliling berusaha menabahkan, menguatkan, dan memberi dorongan. Tentu hal itu menjadi energi tersendiri meski seringkali aku terkonotasi menjadi ‘yang terkasihani’. Namun dalam kondisi apapun, mereka—orang yang kita cintai—tidak pernah benar-benar meninggalkan kita. Ingatan akan mereka dan hal yang ku sebut ‘kehangatan keluarga’ menjadi suatu pelajaran berharga yang cukup senantiasa kita jaga. Sederhana. Sesederhana itu pula alasan mengapa aku tetap menyungging senyum dan bertahan.

Benar, peristiwa besar itu justru ada dalam keseharian. Belum terlambat untuk kembali menata hal-hal yang seringkali terabaikan. Di antara kesibukan kota dan kegilaan masing-masing orang pada interest mereka, pasti ada tempat di mana mereka akan kembali dan itu keluarga. Buatku, Family is always be priority. Aku selalu ingat kata-kata ayah sebelum beliau wafat, “Kita ini tim. Wajib bagi masing-masing dari kita untuk saling bantu, saling menyayangi, dan saling berbagi,”

Baca entri selengkapnya »

Perca Batik

Posted: Januari 5, 2012 in NEWS
Tag:

DIBUANG    SAYANG

 ”Saya nggak mau ngotori lingkungan. Ada sisa, ya, dimanfaatkan,” ujar Eni Susilo (56), pemilik Cempaka Batik di Kampoeng Batik Laweyan Surakarta, saat ditemui pada Senin (18/4) malam. Sebuah alasan sederhana namun sarat akan kepedulian mengenai bagaimana ia maksimalkan produksi kain batiknya. Termasuk kain sisa batik atau yang biasa disebut perca batik.

Sejak 5 tahun lalu, tepatnya sejak Kampoeng Batik Laweyan mulai dikenalkan, Eni berusaha memproduksi suvenir atau bentuk kerajinan lain dari perca batik. ”Itung-itung ini kan, juga usaha untuk melestarikan batik. Biar tidak terbuang percuma,” imbuhnya. Suvenir tersebut menjadi sebuah bonus bagi pembeli batiknya. ”Misalnya ada pengunjung yang lihat – lihat di sini, bisa diberi souvenir itu. Kalau beli baju, hem, atau kain batik disini, ya, pastinya dikasih suvenir lebih, ” tuturnya sembari tersenyum.

Baca entri selengkapnya »

Renungan_1

Posted: Oktober 4, 2009 in Sekedar introspeksi

Ketika Berbagi Hidupkan Hati

PENGANTAR…

Jikalau ada satu keberuntungan bagi manusia, maka itu adalah bahwa manusia memiliki kesempatan untuk mengenal Allah. Kesanggupan ini dikaruniakan Allah karena manusia memiliki akal dan – yang terutama sekali adalah hati nurani. Orang-orang yang hatinya benar-benar berfungsi akan berhasil mengenali dirinya dan pada akhirnya mampu mengenali Tuhannya. Sehingga ia pun mampu menunjukkan bagaimana beragama yang baik. Maka pada hakikatnya itulah kekayaan termahal dalam hidup.

Baca entri selengkapnya »

Between Cooperation and Success

Assalamu’alaikum wr,wb.

Alhamdulillah..alhamdulillahi rabbil’alamin wa bihi nasta’inu wa nastaghfiru wa na’udzu billahi min sururi anfusina wa min sayyiati a’malina man yahdillahu fa la mudillalah wa man yudlilhu fala hadiyalah..amaba’du.

 

Honorable all the teachers and the jurys of this competition.

Unforgettable all of my friends, dear brothers and sisters, ladies and gentlemen.

First of all, let’s pray and thank unto our God Alloh SWT, who has given us mercies and blessings, so we can attend and gather, so we still have opportunity to breath and behave in this place, in good and happy moment.

Secondly, may peace and salutation always be given to our prophet Muhammad SAW, the last messenger of God, who has guided us from the darkness to the brightness.

Well happy audience, no parting without meeting, no closing without opening. So, before I begin, let’s open this moment by reading basmalah together.

In this opportunity, I would like to talk about “ Between Cooperation & Success”. We are human, social creature. We live in social community. Impossible if we don’t need cooperation, do we ?  . Even our body must coordinate the organ systems to cooperate each other. How can a president lead his people alone? Sure! He can’t do it without cooperation. If we didn’t have cooperation each other, there was no world peace. Because you know, cooperation is the way to be success, and trust is the important thing between them. There’s a story in a boyscout group, and I’ll tell you.

Baca entri selengkapnya »

PENDAHULUAN

Sudah sepantasnya manusia bersyukur kepada Allah SWT, karena kita diciptakan tidak dalam keadaan yang sama. Dengan berbagai ciri khas, kekurangan serta kelebihan, dan juga pemikiran yang mampu menunjukkan perbedaan antar sesama manusia. Tanpa disadari itu semua dapat menjadi bumbu penyedap yang mewarnai halus kasar perjalanan hidup kita. Problema-problema terus mengitari tiada henti, sudah seperti kudapan hangat di sore hari. Namun itu tidak berarti mati, tetapi harus dihadapi dengan segala kemampuan yang dimiliki.

Baca entri selengkapnya »

Theme: Do you love your culture?

Assalamu’alaikum wr.wb.

Honorable all the judges of this competition.

Unforgettable all of my friends, dear brothers and sisters, ladies and gentlemen.

First of all, lets pray and thank to our God, Allah SWT, who has given us mercies and blessings, so we can attend and gather in this place, in good and happy moment.  Secondly, may peace and salutation always be given to our prophet Muhammad SAW, who has guide us from the darkness to the brightness.

Well, happy audience, I’m so glad to be with such bright students of this contest.  Let’s get straight to the point!

There are society arts, beliefs, customs, institutions, inventions, language, technology, and values around us. Those are called culture. Culture is way of people. The way where people breath and behave inside of  it. As we know, Indonesia is multicultural country. Fortunately, multiculturalism succeeds best in society.  It has many different ethnic groups that promotes freedom of expression, awareness, and understanding of cultural differences. Ethnic groups enrich variety to a society by introducing their own ideas and customs. But ethnic groups that keep their own traditions can also threaten national unity. Neighboring ethnic groups, I guess, there’s some feelings such dislike and distrust one another. Why? Just think by logical, many people in all cultures think that their own custom is right, proper, and moral. So that, they can easily judge behaviors and beliefs of other people is a strange. In some cases, these feelings have even led to war. For example, in Bosnia-Herzegovina, a civil war broke out in the early 1990′s bet ween Serbs and non-Serbs, who included Bosnia Muslims and Croats. In Indonesia, a civil war broke out bet ween Dayaknese and Maduranese in Sampit. From the facts above, I can say multiculturalism also causes multi-problems. Even for this nation, the more culture we had, the more meaning we lost.

Baca entri selengkapnya »

Hello world!

Posted: Desember 20, 2008 in Uncategorized

W E L C O M E  TO  MY BLOG !!

This is my first post. Please give me suggestion..

I’m open to your ideas.

-Thanks a lot!-

:) . . . . . . . :)

^_^